Sabtu, 28 Januari 2012

10 Kesalahpahaman Dunia Barat Terhadap Islam

Menurut jurnalis Swiss, Roger Du Pasquier, Dunia Barat, baik Kristen atau Kristen (kategori yang lain), sebelumnya memang telah pernah benar-benar mengenal Islam. Sejak awal mereka melihat Islam tampil di panggung dunia, orang Kristen tidak pernah berhenti untuk menghina dan memfitnah dalam rangka untuk menemukan pembenaran dalam melancarkan perang atas Islam. Bahkan sekarang, barat makin mengerucutkan pandangan terhadap Islam menjadi tiga faham yaitu: fanatisme, fatalisme, dan poligami. Salah satu gejala dari kesalahpahaman ini adalah kenyataan bahwa dalam bayangan kebanyakan orang barat, Allah merujuk kepada ketuhanan kaum muslimin saja, bukan Allah orang Kristen dan Yahudi.
Berikut beberapa konsep yang disalah artikan oleh barat tentang Islam


10. Semua Muslim adalah orang Arab

Gambaran umum dari seorang Muslim adalah orang Arab yang bersorban gelap dengan jenggotnya yang panjang. Namun gambaran ini sebenarnya adalah hanya sebagian dari minoritas Muslim. Kenyataannya, Arab hanya membuat 15% dari populasi Muslim dunia. Faktanya, Timur Tengah (Arab) menempati posisi ketiga. Justru Asia Timur menempati urutan pertama dengan total Muslim 69% dan Afrika dengan 27% di posisi kedua. Kesalahpahaman lain yang umum adalah bahwa semua orang (100%) Arab adalah Muslim. Namun, faktanya sebagian besar orang Arab adalah Muslim (75%), dan ada agama lain termasuk Kristen dan Yudaisme.


9. Muslim membenci Yesus

Ada banyak kesamaan antara referensi sejarah Kekristenan dan Islam. Banyak orang barat takjub mengetahui bahwa menurut kepercayaan Islam, Yesus adalah salah satu utusan terbesar dari Tuhan. Seseorang tidak bisa menjadi seorang Muslim tanpa mempercayai Yesus yang dilahirkan perawan bernama Maryam atau Maria, dan mempercayai kenabian Yesus Kristus. Yesus juga banyak disebutkan dalam ayat Al-Qur'an dan sering digunakan sebagai contoh kebajikan dan karakter yang baik. Namun, perbedaan utama antara Kristen dan Islam adalah bahwa umat Islam tidak percaya bahwa Yesus adalah Allah. Sementara orang Kristen menganggap Yesus adalah Allah.


8. Anak-anak tidak memiliki hak

Anak-anak, menurut hukum Islam, justru memiliki berbagai hak. Salah satunya adalah hak untuk dibesarkan dengan baik, menjunjung tinggi, dan memperoleh pendidikan. Islam mendorong anak-anak untuk dirawat dengan baik karena itu adalah tanggung jawab orang tua untuk membesarkan anak untuk menjadi dewasa, bermoral dan beretika. Anak-anak juga harus diperlakukan sama. Misalnya, ketika memberikan hadiah, maka jangan sampai ada perbedaan di antara mereka. Anak-anak bahkan diijinkan untuk memperoleh harta warisan orang tuanya untuk kehidupannya kelak. Yang terpenting, Islam tidak mengajarkan kekerasan terhadap anak.


7. Islam tidak toleran terhadap selain agama Islam

Islam berarti "Membunuh kafir" menjadi ideologi yang sangat dipercayai dikalangan non muslim, meskipun ini bukan gambaran yang benar dari hukum Islam. Islam selalu menghormati dan memberikan kebebasan agama untuk semua agama. Dalam Al-Quran saja sudah banyak yang menjelaskan tentang toleransi beragama. Ada banyak contoh sejarah toleransi Islam terhadap agama lain. Salah satu contohnya, ketika Khalifah Umar menjadi penguasa Yerusalem pada tahun 634-644 M. Dia memberikan kebebasan untuk semua komunitas agama dan tidak akan mengganggu ibadah mereka serta tempat-tempat ibadah mereka. Dia juga mendirikan institusi yang ditunjuk untuk kaum minoritas non-muslim. Setiap kali ia akan mengunjungi daerah-daerah suci ia akan meminta orang Kristen untuk menemaninya. Saat inipun di era modern, masih terjalin kebersamaan antara Muslim dan non muslim di berbagai sisi kehidupan. Tentu saja, jika kedua belah pihak tidak terlalu fanatis terhadap agama yang diakuinya.



6. Jihad berarti perang

Arti bahasa Arab sebenarnya dari kata jihad adalah perjuangan. Namun dalam Islam sering digunakan untuk menggambarkan berjuang di jalan Tuhan. Ada banyak bentuk jihad, tapi yang paling penting adalah jihad al-nafs (jihad melawan diri sendiri), jihad bil-lisan (jihad dengan dakwah), jihad bil yad (jihad dengan menggunakan tindakan), dan Jihad bis saif (jihad dengan menggunakan pedang). Jadi, setiap jihad memiliki peringkat yang berbeda-beda. Jihad bukan berarti perang dan harus saling membunuh. Jihad merupakan perjuangan seseorang demi kebenaran jalan Allah. Termasuk seorang ibu yang meninggal karena melahirkan anaknya, juga bisa disebut jihad kepada Allah.



5. Nabi Muhammad seorang pedofilia

Meskipun benar bahwa beliau menikah dengan seorang gadis berusia sembilan tahun, namun tidak merupakan pedofilia. Secara historis, usia seorang gadis dianggap siap untuk menikah yaitu setelah masa pubertas. Hal ini sudah terjadi di zaman Alkitab, dan masih digunakan hari ini untuk menentukan umur perkawinan di banyak bagian dunia. Ini adalah bagian dari norma. Mungkin saja, pada zaman dahulu, umur 9 tahun adalah usia cukup umur untuk melakukan perkawinan. Bandingkan saja dengan zaman sekarang. Gadis usia 9 tahun, 10 tahun yang lalu pastinya lebih dewasa dibandingkan usia 9 tahun saat sekarang. Jadi, tak ada alasan Nabi Muhammad seorang pedofilia.



4. Muslim itu tentara barbar yang biadab

Justru sebaliknya, ketika maju dalam peperangan ada sepuluh aturan yang wajib dipatuhi oleh tentara muslim, yaitu :

1. Jangan melakukan pengkhianatan
2. Jangan menyimpang dari jalan yang benar
3. Jangan memutilasi mayat
4. Jangan membunuh anak-anak
5. Jangan membunuh perempuan
6. Jangan membunuh laki-laki berusia
7. Tidak membahayakan atau membakar pohon
8. Jangan menghancurkan bangunan
9. Jangan menghancurkan bahan pangan musuh, kecuali jika akan menggunakannya untuk makanan sendiri
10. Tidak boleh menelantarkan tawanan

Selama Perang Salib ketika Saladin mengalahkan Frank, ia sangat dihormati tentara Frank. Bahkan saat pasukan Frank dikalahkan, justru muslim membantu mereka memasok bahan makanan. Bukan itu saja, selama perang salib ketiga, ketika musuh Saladin yaitu raja Richard jatuh sakit, Saladin mengiriminya hadiah berupa buah-buahan dan kuda.


3. Perempuan tidak memiliki hak
 

Gagasan wanita harus mengenakan kerudung yang menutupi kepala sampai kaki, seorang wanita tidak mendapat keadilan atau seorang wanita yang tidak diizinkan mengemudi adalah gagasan terlalu memojokkan. Memang beberapa negara Muslim di dunia ada yang menerapkan aturan yang keras terhadap perempuan, ini seharusnya tidak digambarkan sebagai hukum Islam. Banyak negara-negara yang memiliki perbedaan budaya yang bertentangan dengan ajaran Islam. Perlu dicatat bahwa selama pra-Islam, perempuan Saudi hanya untuk alat perzinahan saja dan tidak punya kebebasan. Melahirkan bayi perempuan dianggap memalukan dan terjadilah pembunuhan bayi perempuan tanpa kontrol. Datanglah Islam dan mengutuk pembunuhan bayi perempuan. Islam memberikan kembali hak asasi kepada kaum wanita, Bahkan Nabi Muhammad (s) bersabda bahwa "perempuan adalah bagian laki-laki kembar." Seorang wanita Muslim diperbolehkan untuk menolak dan menerima pelamar untuk pernikahan dan memiliki hak untuk meminta cerai. Tidak ada dalam Islam yang melarang seorang wanita Muslim keluar dari rumahnya dan diizinkan untuk mengemudi. Juga dalam hal pendidikan, seorang wanita wajib untuk mencari pengetahuan dan dianggap dosa jika dia menolak.

2. Islam disebarkan oleh pedang

Simpel saja, jika Islam berkembang dengan pedang pastilah Islam tidak akan bertahan lama. Karena justru dengan pedang akan membuat umat manusia menjadi geram dan bersatu untuk melenyapkan Islam dari muka bumi. Tapi kenyataannya, Islam berkembang pesat dan terus hidup sampai sekarang.


1. Islam adalah teroris

Jelas-jelas Islam bukanlah teroris. Justru orang yang tidak mengerti Islam, yang teroris. Adakah ajaran teroris di dalam Al Quran? Jawabnya tidak. Kalaupun, orang Islam melakukan serangkaian teror pastilah ada sebabnya. Contoh yang jelas-jelas terlihat adalah saat dunia barat berpura-pura tak tahu atau bahkan membantu Israel yang terus-terusan menelan darah rakyat Palestina dan teus berusaha melenyapkan anak-anak dan perempuan2 Palestina dari tanahnya sendiri. Siapakah yang menjadi teror sebenarnya?

1 komentar:

  1. http://refrensi-ilmu.blogspot.co.id/2016/11/misconceptions-about-islam-kesalahpahaman-tentang-islam.html

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Friends